Rupiah Mendaki ke Posisi Rp14.860 per Dolar AS Sore Ini

Berita64 Views

Nilai tukar rupiah ditutup di level Rp14.860 per dolar AS pada Selasa (6/6) sore. Mata uang Garuda menguat 30,5 poin atau 0,2 persen dari perdagangan sebelumnya.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah mendaki ke posisi Rp14.839 per dolar AS pada perdagangan hari ini.

Mata uang di kawasan Asia bergerak bervariasi. Tercatat dolar Singapura menguat 0,03 persen, rupee India 0,08 persen, won Korea Selatan 0,77 persen, dan yen Jepang 0,18 persen.

Di sisi lain, ringgit Malaysia melemah 0,55 persen, yuan China minus 0,23 persen, peso Filipina minus 0,06 persen, dan dolar Hong Kong minus 0,05 persen.

Sementara, mayoritas mata uang negara maju bergerak di zona hijau. Dolar Australia menguat 0,71 persen, dolar Kanada menguat 0,28 persen, dan franc Swiss menguat 0,07 persen. Sedangkan euro Eropa dan poundsterling Inggris stagnan.

Analis Pasar Lukman Leong mengatakan hari ini rupiah menguat ditopang oleh sentimen domestik yang kuat. Ia menyebut data inflasi yang telah mencapai target BI memicu ekspektasi bank sentral akan memangkas suku bunga.

Hal ini menyebabkan investor berbondong-bondong masuk ke surat berharga negara (SBN).

“Investor juga bereaksi positif atas pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo yang melihat penguatan lebih lanjut pada rupiah ke depannya,” ucap Lukman.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan inflasi RI tembus 4 persen secara tahunan pada Mei kemarin. Realisasi ini lebih rendah dibandingkan April 2023 yang tercatat sebesar 4,33 persen (yoy).

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *