Program Gule Kabung, Suganda: Kita Ingin keluar dari Masalah Stunting, Kemiskinan dan Inflasi

Daerah77 Views

SIJUK Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Suganda Pandapotan Pasaribu menegaskan Program Gubernur Langsung Eksekusi Kerja Bersama Membangun Bangka Belitung (Gule Kabung) diciptakan bersama, bukan program provinsi, tetapi program semua instansi vertikal di Babel.

Kita sinergikan semua tugas-tugas kita, tidak lagi jalan sendiri-sendiri. Kita ingin satukan menjadi satu program besar, untuk keluar dari masalah stunting, kemiskinan dan inflasi di Babel,” ungkap Pj Gubernur Suganda di Desa Sijuk, Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Senin (29/05/2023).

Dijelaskan Suganda, alasan Program Gule Kabung ini dicanangkan karena terinspirasi dari hasil diskusi. Filosofi dari Gule Kabung (gula merah/gula aren) sederhana tetapi pohon kabung ini memiliki filosofi yang sangat dalam.

Di semua daerah di Babel memiliki Kabung atau Pohon Aren. Sebuah pohon yang tidak pernah merusak lingkungan bahkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Mempunyai akar yang dalam, tidak mengganggu lingkungan tetapi memberi manfaat baik akar, buah, batang maupun daunnya.

“Program seperti ini akan kita laksanakan bersama, memaknai bersama untuk menyatukan persepsi membangun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kita ingin bersama masyarakat dengan tujuan menyelasaikan bersama masalah stunting,” ujarnya.

Namun ironinya, kata dia, info dari BKKBN menyampaikan nggaran stunting ini serapannya sangat kecil. Kabupaten Belitung lebih tinggi dibanding Belitung Timur.

“Ini bukan masalah masing-masing, kita semua mempunyai tugas yang sama, karena akan menjadi masalah besar negara kita. Dalam rencana besar jangka panjang, kita menginginkan generasi emas 2045, tidak akan berhasil jika mata rantai stunting tidak kita putus. 20 tahun ke depan, bisa saja generasi kita menjadi generasi yang tidak siap ketika berhadapan dengan dunia luar,” jelas Suganda.

Pada kesempatan yang sama, Camat Sijuk Febriansyah berharap program seperti ini bisa dilaksanakan di tahun-tahun yang akan datang. “Harapan kami sebenarnya, Pak Pj bisa menginap di rumah masyarakat,” katanya.

“Kami menyambut baik kegiatan seperti ini, kami pun merasa terhormat menjadi salah satu yang ditunjuk untuk menjadi tuan rumah,” tuturnya.

Sebagai mantan Camat, Bupati Belitung Sanem (Sahani Saleh) pada kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa akan banyak kegiatan di Belitung, salah satunya rapat-rapat internasional. Disampaikan pula bahwa kegiatan-kegiatan di Belitung, akan didukung penuh oleh Pj Gubernur, termasuk kesiapan peran-peran Forkopimda.

Penghargaan setinggi-tingginya atas inovasi langsung dengan masayarakat, disampaikan Bupati Sanem karena menegaskan bahwa dengan diadakannya program ini, tidak ada yang dirahasiakan oleh pemerintah terhadap masyarakat. “Masyarakat memang senang dengan yang terbuka seperti ini,” sanjung Sanem.

“Sebagai laporan pak, disini sudah digalakkan, one village one destination tourism. Alhamdulillah berjalan,” sebut Sanem.

Dirinya mengingatkan kepada masyarakat Belitung khususnya Kecamatan Sijuk, tambang hanya bonus dari Tuhan Yang Maha Kuasa, tetapi setelahnya ekonomi Belitung harus terus berkelanjutan.

“Mumpung ada pak Pj Gubernur, sampaikan kebutuhan masyarakat langsung kepada beliau untuk kelangsungsangan hidup masyarakat,” jelasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *