Peringati May Day, SPSI Babel Tolak UU Cipta Kerja

Daerah68 Views

PANGKALPINANG – Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) memperingati hari buruh Internasional May Day, 1 Mei 2023 bersama buruh-buruh yang ada di Babel.

Aksi damai pada Senin, dan di pimpin Ketua DPD SPSI Babel Darusman tersebut, dilaksanakan di Taman Sari Kota Pangkalpinang.

Darusman mengatakan, momentum May Day ini penting untuk semua buruh, mengingat dan mengenang perjuangan buruh.

Animo para buruh di Babel masih sangat kecil, walaupun para buruh banyak yang terzolimi. Gerakan kita para buruh harus besar, agar kita dapat diprioritaskan. Para buruh se Babel dapat bergabung semuanya dan bersatu, ajak Darusman.

Di hari May Day ini, Darusman Kembali mengajak semua buruh terus berbenah serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap kepentingan SP/SB guna untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan, etos kerja dan produktivitas.

“Pada kesempatan ini, kami sampaikan juga bahwa para buruh menolak omnibus Law serta penolakan Undang-Undang Cipta Kerja. Penolakan tersebut lantaran aturan perundang-undangan tidak memberikan kesejahteraan, justru undang-undang itu banyak mengorbankan hak-hak pekerja demi kepentingan pengusaha dan pemerintah,” ujarnya kepada .

Ketua DPD SPSI Babel tersebut optimis Pemerintah Provinsi akan betul-betul memberikan perhatian kepada para buruh.

Fadri, perwakilan dari perusahaan pelayaran meminta pemerintah dan DPRD lebih memperhatikan kebutuhan dan hak-hak buruh dalam penyampaian serta pengambilan kebijakan, sehingga buruh dapat lebih sejahtera berkerja di NKRI ini, khususnya Babel.

Hal yang sama disampaikan Fajar, buruh Perkebunan Sawit. Mereka sebagai buruh sangat berharappemerintah dapat membuat kebijakan dan menetapkan peraturan yang berpihak kepada para buruh.

Menurut kami, Undang-Undang Cipta Kerja tidak memihak kaum buruh. Dengan momentum ini, kami berharap pemerintah dapat memikirkan kesejahteraan para buruh, harapnya.

Begitu pula dengan Hendri Yulizar, buruh lainnya berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan yang memihak kepada buruh. Karena kebijakan yang tidak memihak kepada buruh akan merugikan buruh, keluarga besar dari buruh, bahkan merugikan anak-anak bangsa sebagai penerus nantinya.

Acara peringatan momentum hari buruh Internasional May Day ini turut dihadiri perwakilan Pj Gubernur Suganda Pandepotan Pasaribu oleh Kabid Pengawasan HI dan Jamsos Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Babel, Kapolda, Wali Kota, Kapolres, Ketua Apindo Babel, tamu undangan lainnya, dan para buruh dari Kabupaten/kota Se-Babel. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *