Mami V Jual Gadis 21 Tahun Senilai 1 Juta ke Hidung Belang, Diringkus Tim Buser

Daerah68 Views

PANGKALPINANG Kejahatan memang tidak mengenal waktu baik dan buruk. Termasuk ketika masyarakat sedang khusuk menjalankan ibadah di bulan suci ramadan.

Seperti yang dilakukan oleh V (39) inisial seorang mami beralamat di Kacang Pedang, nekat menjual gadis PU (21) kepada seorang pria hidung belang.

Beruntung aksi bejat sang mami V, menjual PU dengan harga sekali kencan 1 juta rupiah ke pria hidung belang di salah satu hotel Jalan Sungai Batu, Kecamatan Rangkui, Pangkalpinang pada (3/4/2023) lalu itu, berhasil dibongkar dan diringkus Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang.

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan yang masuk melalui call Center Unit Reaksi Cepat Sat Reskrim Polresta Pangkalpinang, yang menginfokan bahwa sebuah kamar hotel akan dijadikan tempat praktik prostitusi.

“Mendapat informasi tersebut Buser Naga saya perintahkan untuk mendalami informasi tersebut,” ujar Adi Putra, Kamis (6/4/2023).

Selanjutnya, Tim Buser Naga yang dipimpin Aipda Rudi Kiai bersama anggota mengatur strategi untuk melakukan penyergapan di salah satu kamar hotel tersebut.

Tanpa menunggu lama, seorang perempuan berinisial V berhasil diamankan saat mengantar korban ke kamar hotel yang saat itu sudah ada seorang tamu (pemesan ) yang menunggu di kamar hotel.

V mengatakan memanfaatkan pesan singkat berupa WA apa bila ada pesanan laki laki hidung belang yang butuh layanan sex.

Dalam sekali kencan, ditegaskan Adi, mami V mematok tarif Rp1 juta, dimana uang hasil prostitusi akan dibagi sebesar Rp700 ribu kepada korban dan Rp300 ribu menjadi milik pelaku sebagai upah atau fee.

PU (21) yang merupakan korban dalam kasus ini, dikatakan Adi Putra, juga dimintai keterangan.

“Selain mengamankan dua orang pelaku dan korban, juga turut diamankan barang bukti handphone Oppo milik pelaku serta uang Rp1 juta. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polresta Pangkalpinang untuk dilakukan proses hukum selanjutnya,” tutup Adi Putra. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *