Kunjungi Disperindag Babel, Ketua DPRD Babar Diskusi Sembako jelang Idul Adha

Daerah72 Views

PANGKALPINANG Ketua DPRD Kabupaten Bangka Berat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Marudur Saragih beserta rombongan mengujungi Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Kedatangan Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat (Babar), Senin (15/5/2023) di ruang Kerja Kepala Disperindag tersebut disambut Kepala Disperindag Babel Tarmin diwakili Sekretaris Disperindag (Sekdis) Deki Susanto beserta jajaranya.

Ketua DPRD Babar Marudur Saragih menjelaskan kujungannya bersama rombongan ke Disperindag Provinsi Babel, dalam upaya melakukan diskusi terkait kesiapan dan ketersediaan bahan-bahan pokok serta harga dan program sembako jelang hari raya Idul Adha.

Menanggapi hal itu, Sekdis Perindag Babel Deki Susanto menyambut baik keinginan Ketua DPRD Babar bersama jajaranya itu, terlebih pertemuan tersebut dalam upaya membahas program pengendalian bahan-bahan pokok, dan harga sembako menjelang hari raya idul Adha.

Menjelang hari raya Idul Adha, biasanya akan ada kenaikan harga sembako. Oleh sebab itu, kata Deki, diperlukan langkah-langkah pengendalian yang tepat untuk mengantisipasinya, begitu juga dengan kesiapan ketersediaan sembakonya.

Selain itu, lanjut Dia, Disperindag Babel memiliki beberapa program kerja yang akan dilakukan pada tahun 2023, diantaranya operasi pasar bersubsidi ke sejumlah kabupaten dan kota melalui dana DID pusat.

Sub Koordinator Perlindungan Konsumen Disperindag Babel Zurista menambahkan, program operasi pasar bersubsidi 2023 melalui dana DID pusat merupakan kelanjutan dari program tahun 2022.

Operasi pasar tersebut akan dilaksanakan di Kabupaten Bangka, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat dan Belitung Timur. Untuk Pangkalpinang dan Kabupaten Belitung tidak dilaksanakan oleh provinsi karena mereka sudah mendapat langsung dana DID dari pusat.

Disperindag Babel mendapat dana DID dari pusat untuk keperluan operasi pasar dalam rangka pengendalian inflasi. Pelaksanaannya akan di sebar ke kecamatan dengan sistem memberikan subsidi hampir 50ri harga paket sembako kepada warga, jelasnya.

Operasi pasar tersebut akan menjual antara lain beras premium, minyak goreng premium, gula pasir premium dan terigu premium dengan harga subsidi yang telah ditetapkan oleh Keputusan Gubernur.

Adapun sasaran dari operasi pasar subsidi tersebut adalah masyarakat yang terkena dampak inflasi dan diutamakan untuk masyarakat yang tidak mampu.

Dalam pelaksanaannya, Disperindag Babel akan berkoordinsi dengan pemerintah kabupaten dan kota melalui dinas terkait, dan merekalah yang akan menentukan masyarakat yang berhak menerimanya, sehingga operasi pasar berupa paket sembako tepat sasaran.

Untuk pelaksanaanya, Disperindag Babel akan membuat MoU dengan Bulog, karena sesuai aturannya harus dengan BUMN, yang nantinya Bulog bisa juga menggandeng distributor lokal, imbuhnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *