Apakah Ada Masjid di Korea Utara?

Berita55 Views

Korea Utara adalah negara di Asia Timur yang memegang prinsip pemerintahan berdasarkan ideologi Juche. Artinya, prinsip dasar di Korut sangat bertentangan dan tak sesuai dengan keyakinan gama.

Konstitusi Korut sebenarnya secara resmi menyatakan kebebasan beragama. Tapi sebenarnya kebebasan ini sama sekali tak ada.

Tak jarang muncul pemberitaan kala pemerintah Kim Jong Un melakukan eksekusi mati kepada warganya yang ketahuan melakukan kegiatan keagamaan.

Namun sebenarnya ada beberapa rumah ibadah di Korea Utara, terutama bagi para diplomat asing yang ditempatkan di negara itu. Termasuk masjid bagi umat Muslim.

Adalah masjid Ar-Rahman yang terletak di halaman Kedutaan Besar Iran di ibu kota Pyongyang. Masjid Ar-Rahman dianggap sebagai masjid pertama di negara itu.

Dilansir dari NK News, Iran awalnya membangun masjid di kompleks kedutaan hanya untuk digunakan oleh staf. Namun sejak beberapa tahun lalu, semua umat Islam di Korut bisa beribadah di Masjid Ar-Rahman.

“Saya dan Muslim lainnya (dari negara lain) yang tinggal di Pyongyang pergi ke sana untuk salat Jumat, Ramadan, dan Idul Fitri,” kata salah satu istri diplomat RI di Korut, Jaka parker, pada April 2017 lalu.

Menurut Parker, beberapa jemaah yang beribadah di Ar-Rahman adalah para diplomat di antaranya dari Iran, Mesir, Malaysia, Pakistan, Nigeria, Suriah, dan bahkan Palestina.

Masjid Ar-Rahman juga pernah menjadi saksi penyambutan beberapa tamu terkenal dari berbagai negara.

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pernah mengunjungi masjid tersebut selama kunjungan beberapa hari di Korea Utara.

Apakah Warga Korut Mengenal Islam?

Salah satu pembelot Korut, Tae Il Shim, mengatakan orang Korea Utara sebenarnya tidak pernah sekali pun melihat atau mendengar tentang masjid.

“Satu-satunya kami mendengar tentang dunia Muslim adalah di sekolah, saat siswa belajar tentang sejarah dunia dan geografi dunia,” kata Tae Il Shim kepada NK News, November 2020.

Terbatasnya informasi ini karena praktik Islam, seperti Kristen dan agama lain, sangat dikontrol di Korea Utara.

Meski demikian para diplomat asing beragama Muslim yang ditempatkan di negara itu masih bisa menjalankan ibadah di Masjid Ar-Rahman.

Selain Masjid Ar-Rahman, ada juga lima gereja di Pyongyang di antaranya Gereja Protestan Bongsu, Gereja Chilgol dan Gereja Jeli, Katedral Katolik Janhchung, dan Gereja Rusia Tritunggal Mahakudus Ortodoks.

(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *