Beranda Nasional Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu

Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu

18
0
BAGIKAN
Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu (kataindo.com)
Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu (kataindo.com)

BANDUNG – Sejumlah massa yang sebagian besar emak-emak yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Peduli Kontsitusi (GMPK) Jawa Barat (Jabar) menggelar aksi damai di depan Kantor Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jabar. Mereka menuntut penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 untuk menindak segala bentuk kecurangan.

Sejumlah peserta aksi sudah tiba di depan Kantor Bawaslu Jawa Barat (Jabar), yang berada di Jalan Turangga, Kota sejak pukul 09.00 WIB, Senin (29/4/2019) kemarin. Mayoritas peserta aksi adalah ’emak-emak’.

Dalam aksinya, mereka membawa berbagai atribut yang diantaranya yakni spanduk, poster berisi berbagai tuntutan. Secara bergantian perwakilan massa, menyampaikan pidatonya dengan penuh semangat yang intinya menuntut agar pelaksanan Pemilu dapat  bersikap Jujur dan adil serta menindak segala bentuk kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan.

Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu (kataindo.com)
Tuntut Tindak Kecurangan, GMPK Jabar Gelar Aksi Damai Di Kantor Bawaslu (kataindo.com)

Ketua GMPK Jabar Julhayadi Arya Puntara mengatakan, aksi tersebut di gelar sebagai bentuk ketidakpuasan akan penyelenggaraan Pemilu yang dinilai banyak kecurangan. Pihaknya juga meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jawa Barat (Jabar) bekerja penuh profesional.

“Kami mendesak Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jawa Barat (Jabar) untuk mengusut tuntas segala bentuk pelanggaran baik yang dilakukan oleh peserta Pemilu maupun penyelenggara Pemilu itu sendiri,” paparnya, di sela aksinya.

Julhayadi Arya Puntara juga menilai ada sejumlah kecurangan salah satunya menyangkut money politik. Pihaknya berharap agar masalah tersebut diusut secara tuntas.

“Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jawa Barat (Jabar) untuk usut tuntas pelanggaran berupa money politik terutama dalam Pileg yang sangat marak di pedesaaan yang menodai demokrasi,” ujar Julhayadi Arya Puntara.

Untuk itu, Arya Puntara meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jawa Barat (Jabar) untuk membuat tim pencari fakta yang sifatnya independen. Sehingga pengusutan pelanggaran Pemilu terutama di Jabar bisa berjalan baik.

“Kami minta Badan Pengawas Pemilihan Umum (bawaslu) Jawa Barat (Jabar) untuk membuat tim pencari fakta,” pungkas Julhayadi Arya Puntara.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here