Beranda Wisata Pulau Komodo Kini Makin Diminati Wisatawan Mancanegara

Pulau Komodo Kini Makin Diminati Wisatawan Mancanegara

120
0
BAGIKAN

Arus kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo semakin meningkat. Ini terjadi setelah pemerintah menetapkan Pulau Komodo sebagai 10 kawasan wisata utama. Selama Januari-April 2018, jumlah kunjungan wisatawan ke Pulau Komodo mencapai 45.630 orang. Jumlah itu meningkat 7.483 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 38.147 orang.

Kasubag Tata Usaha Balai Taman Nasional Komodo (TNK) Dwi Putro Sugiarto mengatakan, wisawatan yang paling banyak berkunjung ke Pulau Komodo adalah wisatawan mancanegara. “Januari 2018, jumlah wisatawan yang berkunjung sebanyak 8.626 orang, dengan rincian 3.943 wisatawan domestik dan 4.683 wisatawan mancanegara,” ujar Dwi.

Pulau Komodo Kini Makin Diminati Wisatawan Mancanegara

Pada Februari, jumlah kunjungan meningkat menjadi 9.119 dengan rincian 3.112 wisatawan domestik dan 6.007 wisatawan mancanegara. Begitu pun di Bulan Maret, sebanyak 13.668 wisatawan mengunjungi Pulau Komodo. Terdiri dari 5.177 wisatawan domestik dan 8.491 wisatawan mancanegara. “Pada Bulan April, kunjungan wisatawan meningkat menjadi 14.217, dengan rincian 5.848 wisatawan domestik dan 8.369 wisatawan mancanegara,” ucapnya.

Menurut Dwi, penyebab kenaikan kunjungan kemungkinan karena faktor promosi yang cukup masif di media massa lokal, nasional, maupun internasional. Selain itu, pemasaran dari para pelaku usaha wisata tentang keindahan kawasan Taman Nasional Komodo, menjadi andil arus kunjungan wisatawan itu. “Saya rasa saat ini, publikasi terkait Komodo lebih intensif dibanding tahun lalu. Termasuk juga kampanye dari Kementerian Pariwisata,” ucapnya.

Dwi menambahkan, penerbangan langsung Batik Air dari Jakarta-Labuan Bajo dan sebaliknya, serta Maskapai Garuda Indonesia, ikut berkontribusi pada peningakatan kunjungan. Untuk meningkatkan kualitas dan keberlanjutan bagi kebutuhan wisatawan, pihaknya akan membangun sistem penyedia air minum di kawasan wisata Komodo.

Pembangunan sistem penyedia air minum itu, dikerjasamakan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Menurut Dwi, proses pembangunan sistem penyedia air minum itu, masih menunggu lelang. Lokasinya sendiri direncanakan di Loh Buaya Pulau Rinca dan Loh Liang Pulau Komodo.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here